Manajemen telah menginvestasikan waktu dan sumber daya yang cukup besar untuk penelitian dan pengembangan (R&D) demi pertumbuhan Teladan Prima Agro yang bertanggung jawab. Pada bisnis hulu Teladan Prima Agro, penelitian dan pengembangan Teladan Prima Agro fokus pada peningkatan produktivitas dengan mengembangkan bahan tanam yang berkualitas. Penelitian yang dihasilkan juga membimbing operasional perkebunan dalam penerapan praktik agronomi yang berkelanjutan.
Dalam perkembangan Perseroan hingga saat ini, penerapan serta pengembangan teknologi informasi (TI) menjadi elemen kunci dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan responsivitas operasional Perseroan. Sebagai perusahaan agrikulutur modern, Perseroan telah berhasil memanfaatkan TI dengan mengintegrasikan berbagai aktivitas sehingga kebutuhan data dan informasi yang diperlukan dapat diakses dengan cepat, akurat, dan tepat waktu.
Sejak tahun 2022, Perseroan melalui 2 sistem berbasis Internet of Things (IoT), yaitu Teladan Green Metrics (TGM) dan Teladan Productivity Technology Science (TPTS), telah berhasil untuk membuat sistem TI yang menyediakan data dan analitik terintegrasi yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta memantau pengelolaan operasional kebun. Dengan TGM dan TPTS, Perseroan memiliki kemampuan untuk melakukan deteksi secara dini penurunan tingkat kehijauan atau kelembaban di area tertentu, sehingga dapat segera mengambil tindakan korektif untuk memaksimalkan produktivitas. Dengan sistem TI terintegrasi ini, Perseroan kini dapat melaksanakan, memantau, dan melaporkan kinerja keberlanjutan kepada seluru pemangku kepentingan secara lengkap, berbasis data, dan hampir secara real time.
Teladan Prima Agro TPA telah mengembangkan beberapa inisiatif riset dan pengembangan yang mendukung keunggulan Perusahaan, antara lain:
TPTS adalah aplikasi daring berbasis data sains yang dirancang untuk memantau, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai factor yang mempengaruhi peningkatan produksi kelapa sawit di TPA. Pada perkembangannya dilakukan transformasi atas TPTS menjadi sebuah platform sistem pakar (Expert System/ES) yang dikembangkan oleh TPA dengan konsep Precision Agriculture yang menggabungkan teknologi Remote Sensing (RS) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/ AI) untuk mengoptimalkan produktivitas, efisiensi biaya, dan keberlanjutan usaha di perkebunan kelapa sawit. Keunggulan TPTS terletak pada kemampuannya untuk mengintegrasikan berbagai data secara realtime, yang kemudian diolah menjadi laporan komprehensif mengenai kinerja kebun.
TGM merupakan salah satu inovasi terdepan TPA dalam proses transformasi menuju perusahaan yang berbasis data, dengan focus pada aspek ESG serta peningkatan produktivitas. TGM mencakup berbagai indikator penting yang terkait dengan operasional TPA, termasuk data kualitas lingkungan, penggunaan pupuk dan pestisida, pemantauan hotspots untuk mengurangi risiko kebakaran lahan, serta kinerja karyawan dan alokasi biaya.
TPA terus mengembangkan TGM dengan menambah jumlah dataset yang relevan terhadap operasional dan aspek keberlanjutan. Hingga akhir tahun 2025, TGM telah mengelola 51 dataset ESG, antara lain dataset operasional, keuangan, pemakaian bahan kimia, emisi GRK, keanekaragaman hayati, dan lain-lain yang mencerminkan komitmen TPA terhadap manajemen berbasis data yang komprehensif. Salah satu pengembangan penting adalah integrasi Early Warning System (EWS) yang memanfaatkan data satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran lahan berdasarkan kriteria jarak tertentu. Dengan informasi yang tepat waktu, tim pemadam kebakaran dapat merespons lebih cepat dan efektif sehingga mencegah penyebaran api secara luas.
Selain itu, pengembangan TGM juga dilakukan dengan penambahan modul pengukuran carbon footprint yang mengacu pada standar The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dan GHG Protocol. Modul ini memungkinkan TPA untuk mengidentifikasi, menghitung, dan melaporkan emisi GRK secara lebih akurat dan sistematis di seluruh rantai nilai operasional TPA. Dengan semakin lengkap dan canggihnya dataset dalam TGM, pelaporan yang relevan kepada berbagai pemangku kepentingan dapat disiapkan dengan lebih akurat dan cepat.
*Pengamatan per Desember 2023